|
Merger unit usaha syariah PT Bank Bukopin dengan PT Bank Syariah Bukopin akan direalisasikan pada 10 Juli 2009. Dengan penggabungan tersebut aset PT Bank Syariah Bukopin akan mencapai Rp1,9 triliun.
"Tanggal 10 Juli secara resmi unit usaha syariah Bukopin akan segera digabungan dengan Bank Bukopin Syariah," ujar Direktur Bisnis Bank Bukopin Syariah Eriadi kepada wartawan di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta, Minggu (5/7/2009). Aset UUS Bukopin, kata Eriandi, saat ini sebesar Rp 1,2 triliun dan aset BSB sebesar Rp 700 miliar. Maka setelah merger, lanjut dia, total aset akan mencapai Rp 1,9 triliun. Ia menanbahkan, setelah bergabung menjadi satu [UUS Bukopin dan BSB] ekspansi kredit BSB ditargetkan mencapai Rp 1,3 triliun pada akhir 2009 dengan fokus 70 persen di Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Saat ini untuk UUS Bukopin sendiri sudah menyalurkan kredit sekitar Rp 1,3 triliun dan BSB sebesar Rp 250 miliar, maka penambahan setelah mergernya UUS dan BSB ekspansi kredit akan diproyeksikan tumbuh Rp 350 miliar sampai dengan akhir tahun 2009," jelasnya. Incar DPK Rp 1 triliun BSB mengincar hingga akhir 2009 mengincar perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1 triliun. Semengtara, sampai dengan Juni 2009, DPK yang berhasil dihimpun BSB mencapai Rp 800 miliar. Eriandi optimistis target tersebut dapat tercapai. "Kita sangat optimistis DPK kita akan meningkat Rp 200 miliar di semester kedua ini. Hal tersebut didukung oleh produk Tabungan iB (Islamic Banking) Siaga dan Deposito iB," ujarnya. Selain itu BSB juga mengincar pertumbuhan fee based income sebesar Rp 100 miliar hingga akhir 2009. Untuk mengejar angka tersebut, BSB merencanakan untuk memperluas jaringan, diantaranya dengan pembukaan window office sebanyak 50. Dari jumlah tersebut sebanyak 29 merupakan pengalihan dari UUS Bank Bukopin dan 21 merupakan window baru. "Perluasan jaringan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan eksistensi di perbankan syariah, sekaligus menyediakan akses yang lebih baik ke rangkaian layanan yang luas dari BSB kepada para nasabah," tandasnya. |